Jelaskan apa yang di maksud dari pengajuan Hipotesis? dan contoh kalimat pengajuan Hipotesis ?
1. Jelaskan apa yang di maksud dari pengajuan Hipotesis? dan contoh kalimat pengajuan Hipotesis ?
Mengajukan dugaan dari suatu penelitian
=> contoh : sebagian murid XI PMIA 2 PEMATANG SIANTAR yang les
2. apakah kesimpulan selalu sama dengan hipotesis yang diajukan
tidak,karena hipotesis hanyalah sebuah dugaan yg bisa benar dibuktikan dgn eksperimen dan terkadang dugaanya salah setelah dibuktikan.tidak, karena hipotesis sebuah kedugaan
3. apakah kesimpulan selalu sama dengan hipotesis yang diajukan?
setauku tidak, krn hipotesis itu kyknya cuma perkiraan, kalo hipotesis benar terjadi, baru sama dengan kesimpulan. mohon koreksinya ^^ semoga membantu
4. Dalam langkah metode ilmiah hipotesis diajukan setelah ?
jawabannya merumuskan masalah. setelah menulis variabel2nya.
5. apakah kesimpulan selalu sama dengan hipotesis yang diajukan. jelaskan!
Tidak , karena Hipotesa adalah dugaan awal dari eksperimen suatu permasalahan. Kalau Hasil yang diajukan adalah hasil yang kita dapat sesudah melakukan eksperimen , hasil yang ditulis harus APA ADANYA dan tidak bisa kita rubah meskipun itu melenceng dari Landasan Teori , terkadang Hipotesa dengan hasil yang kita ajukan akan samatidak. karena hipotesis merupakan sebuah perkiraan yang pastinya dilakukan sebelum perlakuan, sedangkan kesimpulan merupakan gabungan Dari inti2 perlakuan yang telah dilakukan.
dalam hipotesis selalu ada Kara "akan" karena merupakan prediksi. sedangkan kata "akan" sendiri bisa berujung positif / negatif. Dan kesumpulan harus ditulis berdasarkan APA yg telah dilakukan. Dan Basil Dari perlakuan bellum tenth sama dengan prediksi.
6. penilaian sebuah hipotesis yang diajukan dapat diterima atau ditolak merupakan pengertian
Jawaban:
penilaian sebuah hipotesis yang diajukan dapat diterima atau ditolak merupakan pengertian penarikan kesimpulan
7. apakah kesimpulan selalu sama dengan hipotesis yang diajukan?
Tidak. karena hipotesis merupakan sebuah perkiraan yang pastinya dilakukan sebelum perlakuan, sedangkan kesimpulan merupakan gabungan Dari inti2 perlakuan yang telah dilakukan.
dalam hipotesis selalu ada Kara "akan" karena merupakan prediksi. sedangkan kata "akan" sendiri bisa berujung positif / negatif. Dan kesumpulan harus ditulis berdasarkan APA yg telah dilakukan. Dan Basil Dari perlakuan bellum tenth sama dengan prediksi.tidak. karena hipotesis adalah dugaan,adalah jawaban sebelum eksperimen dan belum tentu benar. sedangkan kesimpulan biasanya selalu benar karena sudah melewati proses eksperimen
8. apakah kesimpulan selalu sama dengan hipotesis yang diajukan ?
jarang bisa sama karena hipotesis ( jawaban sementara / tebakan ) dilakukan sebelum eksperimen dimulai dan kesimpulan (hasil akhir / jawaban) dinyatakan setelah eksperimen dilakukan
9. Apakah hipotesis yang diajukan dalam suatu penelitian selalu benar? jelaskan!
Tidak.karna hipotesis hanya perkiraan saja jadi tidak selalu benarbelum tentu, hipotesis adalah perkiraan sebelum melakukan percobaan. mungkin saja hipotesis yang kita duga sama saja dengan yang kita eksperimenkan. dan mungkin saja hipotesis yg kita duga ternyata salah dengan yg kita eksperimenkan
10. apaka Apakah kesimpulan selalu sama dengan hipotesis yang diajukan
bisa jadi sama karena tidak semua hipotesisi itu harus sama persis seperti yg dilaporkanBerbeda.
Kesimpulan = hasil akhir setelah dilakukan
pengamatan.
Hipotesis = pernyataan yang masih bersifat
dugaan dan perlu dibuktikan
dengan melakukan uji coba
11. Apa yang harus dilakukan jika hasil penelitian Tidak sesuai dengan hipotesis yang diajukan
Berarti hipotesisnya salah dan hipotesisinya tidak boleh di ikutiberarti hipotesisnya salah dan hipotesisnya tidak boleh diikuti
12. atas dasar apa kita mengajukan hipotesis
Atas dasar apa kita mengajukan hipotesis
→Teori
merupakan dasar yang paling kuat untuk dijadikan dasar perumusan hipotesis karena merupakan pernyataan yang secara umum telah diakui kebenarannya
↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓↓
# Jadikan jawaban terbaik
# Follow MeJawaban:
1. apa yang sedang mereka lakukan ?
2. kenapa ada batu ditengah lingkaran ?
Penjelasan dengan langkah-langkah:
Maaf kalo salah
13. apakah kesimpulah selalu sama dengan hipotesis yg diajukan
klo kesimpulan itu inti dari sebuah tulisan
klo hipotesis itu dugaan sementara
jadi tidak sama antara kesimpulan dengan hipotesisya, karena hipotesis/eksperimen yg digunakan untuk mentusun Kesimpulan
14. apa yang harus dilakukan jika hasil penelitian tidak sesuai dengan hipotesis yang diajukan
Melakukan eksperimen lanjutan dan membuat hipotesis kembali.
15. Apa yang harus dilakukan jika hipotesis yang kalian ajukan ditolak ?
mencova untuk membenahi nya lagi, dan mungkin hipotesis yang kita buat itu kurang tepat menurutnya
16. Apakah kesimpulan selalu sama dgn hipotesis yg diajukan
Tidak.
Kesimpulan bisa sama atau bisa berbeda dari hipotesis. Karena hipotesis itu adalah dugaan yang masih harus diuji. Jika hasil uji hipotesis benar maka kesimpulan sama dengan hipotesis. Tapi jika salah, kesimpulan berbeda dgn hipotesis.Menurutku tidak, karena kalau hipotesis itu kesimpulan yang sementara jadi belum dikatakan benar.
Maaf ya kalau salah.
17. Apakah kesimpulan selalu sama dengan hipotesis yang d ajukan
tidak selalu. karena hipotesis adalah pendapat awal apa yg terjadi pada sesuatu.berbeda. karena hipotesis merupakan dugaan sementara sebelum melakukan penelitian/percobaan . sedangkan kesimpulan merupakan hasil dari percobaan yang telah dilakukan. maaf kalo salah semoga bisa membantu.
18. Jawaban dari hipotesis yang di ajukan di sebut
Jawaban:
Hipotesis atau anggapan dasar adalah jawaban sementara terhadap masalah yang masih bersifat praduga,karena masih harus dibuktikan kebenarannya dugaan jawaban tersebut merupakan kebenaran yang sifatnya sementara,yang akan diuji kebenarannya dengan data yang dikumpulkan melalui penelitian
Penjelasan:
semoga membantu
19. makna dari hipotesis yang diajukan teruji oleh data
Baru sekedar pendapat, belum ada referensi pasti, kalau kurang pas silahkan direport
Hipotesis merupakan pernyataan hanya sekedar pendapat seseorang belum teruji, misal saya mengatakan kalau "matahari memerlukan bensin untuk terus menyala" ini masih berupa hipotesis selama belum ada yang datang untuk memastikannya
Hipotesis yang telah teruji, artinya hipotesis yang sudah dipastikan kebenarannya misal setelah saya mengatakan matahari memerlukan bahan bensin, saya datang kematahari untuk memastikannya kesana dan melihat secara langsung bahan bakar yang dipakai, kalau ternyata benar ini bisa dikatakan sebagai hipotesis yang telah teruji
Dalam contoh ditunjukkan uji hipotesisnya dengan langsung mendatangi, kalau dalam matematika ada beberapa metode uji hipotesis. Hipotesis yang telah teruji artinya sudah dilakukan perhitungan matematis untuk memastikan hipotesis tersebut bernilai benar atau salah
20. jawaban dari hipotesis yang di ajukan di sebut
Jawaban:
Hipotesis atau anggapan dasar adalah jawaban sementara terhadap masalah yang masih bersifat praduga karena masih harus dibuktikan kebenarannya. Dugaan jawaban tersebut merupakan kebenaran yang sifatnya sementara, yang akan diuji kebenarannya dengan data yang dikumpulkan melalui penelitian.
Penjelasan:
maaf kalo salahh
21. Apakah yang di maksud deng kesimpulan selalu sama dengan hipotesis yang di ajukan
Kesimpulan diambil dari hipotesis yang sudah dieksperimen. Dan eksperimen itu benar dengan hipotesis sementara. maka, baru ditarik kesimpulan
Jadi, dari hipotesis yang sudah benar kesimpulannya juga sama
Dalam membuat kesimpulan, peneliti harus memperhatikan hipotesis yang diajukan serta data-data yang telah diperoleh dari hasil penelitian. Data-data penelitian yang telah dianalisis digunakan untuk menguji hipotesis mana yang diterima sehingga kita dapat menarik kesimpulan dengan benar. Diterima atau tidak diterimanya hipotesis untuk menarik sebuah kesimpulan sangat bergantung pada tujuan yang diinginkan peneliti. Tidak sesuainya hipotesis dengan apa yang diharapkan peneliti bukan berarti penelitian itu gagal, justru hal itu menambah khazanah pengetahuan kita
22. 2. Bagaimana rumusan hipotesis yang diajukan Laveran di dalam penelitian
perumusan hipotesis nantinya, dan dari rumusan masalah dapat menghasilkan topik penelitian atau judul dari penelitian. Umumnya rumusan masalah harus dilakukan dengan kondisi berikut:
Masalah biasanya dirumuskan dalam bentuk pertanyaan.
Rumusan hendaklah jelas dan padat
Rumusan masalah harus berisi implikasi adanya data untuk memecahkan masalah.
Rumusan masalah harus merupakan dasar dalam membuat hipotesis.
Masalah harus menjadi dasar bagi judul penelitian.
Misalnya, masalah yang dirumuskan adalah sebagai beriku:Dari rumusan masalah di atas, maka dapat dibuat judul penelitian sebagai berikut:
“Pemupukan padi ladang dengan pupuk K”
“Hubungan antara konsumsi rumah tangga dengan pendapatan dan pendidikan petani Aceh.”
Perlu juga diperingatkan, bahwa dalam memilih masalah, perlu dihindarkan masalah serta rumusan masalah yang terlalu umum, terlalu sempit, terlalu bersifat lokal ataupun terlalu argumentatif. Variabel-variabel penting dalam rumusan masalah harus diperhatikan benar-benar.
Ada beberapa hal yang perlu diingat dalam merumuskan masalah. Masalah ilmiah tidak boleh merupakan pertanyaan-pertanyaan etika atau moral. Maksudnya, menanyakan hal-hal diatas adalah pertanyaan tentang nilai dan value judgement yang tidak bisa dijawab secara ilmiah. Misalnya, masalah yang dipilih adalah “Perlukan kepemimpinan organisasi secara demokrasi?”, atau “bagaimana sebaiknya mengajar mahasiswa di perguruan tinggi?” Untuk menghindarkan hal tersebut di atas, maka janganlah menggunakan kata “mestikah” atau “lebih baik”, atau perkataan-perkataan lain yang menunjukkan preferensi (kesukaan). Ganti perkataan lebih baik dengan perkataan “lebih besar“, misalnya.
Contoh lain, “Apakah metode mengajar secara otorita menuju ke cara belajar yang buruk?” Pertanyaan ini bukanlah suatu masalah ilmiah. Belajar yang buruk adalah value judgement. Mengajar secara otorita tidak dapat didefiniskan. Supaya tidak ada value judgement, maka sebaiknya “belajar yang buruk” dapat diganti dengan “mengurangi perilaku memecahkan soal“.
Hindarkan masalah yang merupakan metodologi. Pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan “metode sampling”, atau “pengukuran”, dan lain-lain, supaya jangan digunakan dalam memformulasikan masalah.
23. Apakah hipotesis yang diajukan dalam suatu penelitian selalu benar
Ya enggak lah. Namanya manusia pasti ada salahnya. Apalagi itu makai alat buatan manusia yg belum tentu sempurna. Jadi, hipotesis yang diajukan belum tentu benar
24. 1.siapakah yang mengajukan hipotesis waisya dan apa alasannya?
hipotesis waisya dikemukakan oleh N.J krom.N.J krom menyebutkan bahwa proses masuknya kebudayaan Hindu-Buddha melalui hubungan dagang antara India dan Indonesia
25. apa yang harus dilakukan jika hasil penelitian tidak sesuai hipotesis yang diajukan
melakukan evaluasi terhadap hipotesis maupun hasil penelitiannyaberarti peneliti harus menyimpulkan penelitian yang terakhir ia lakukan
26. Apa yang harus dilakukan jika hipotesis yang kalian ajukan ditolak ?
Berusaha untuk mencari hipotesis yang baru, dan mengajukan nya lagi.Melakukan kembali penelitian ulang sehingga menghasilkan hipotesa yang baru, dengan merujuk kepada langkah langkah metode pebelitian yang benar
27. apakah kesimpulan hasilnya selalu sama dengan hipotesis yg diajukan?
tidak selalu benar karena hipotesis dapat benar dan dapat salah
28. jawaban dari hipotesis yang diajukan disebut
Jawaban dari hipotesis yang diajukan merupakan hasil pengamatan. Hipotesis merupakan jawaban sementara sebelum dilakukan suatu osbervasi atau pembuktian dengan menggunakan metode ilmiah.
Pembahasan:
Hipotesis merupakan jawaban sementara sebelum dilakukan suatu osbervasi atau pembuktian dengan menggunakan metode ilmiah. Hipotesis disebut juga dengan praduga. Sehingga untuk membuktikan dugaan kita terhadap suatu peristiwa tersebut benar atau salah, kita perlu membuktikannya melalui suatu eksperimen atau observasi dengan menggunakan metode ilmiah.
Pelajari lebih lanjut
Materi tentang hasil pengamatan pada link https://brainly.co.id/tugas/5460280
#BelajarBersamaBrainly
#SPJ4
29. apakah kesimpulan selalu sama dengan hipotesis yg diajukan
Jawaban:
Belum pasti, Karena hipotesis adalah perkiraan tentang apa yang terjadi sebelum melakukan percobaan.
Bisa saja percobaan tersebut tidak mendapat kesimpulan seperti hipotesis kita.
jika hipotesis selalu sama dengan kesimpulan maka apa gunanya melakukan percobaan (penelitian)
30. Apakah kesimpulan selalu sama dengan hipotesis yang d ajukan
Tidak , karena Hipotesa adalah dugaan awal dari eksperimen suatu permasalahan. Kalau Hasil yang diajukan adalah hasil yang kita dapat sesudah melakukan eksperimen , hasil yang ditulis harus APA ADANYA dan tidak bisa kita rubah meskipun itu melenceng dari Landasan Teori , terkadang Hipotesa dengan hasil yang kita ajukan akan sama.
31. Hipotesis merupakan suatu kemungkinan jawaban dari masalah yang diajukan. Hipotesis dapat dikatakan sebagai .....
hipotesis disebut juga kesimpulan awal sebelum melakukan eksperimenHipotesis dapat dikatakan sebagai piranti
kerja teori. Hipotesis ini dapat dilihat dari teori yang digunakan untuk menjelaskan permasalahan yang akan diteliti.
32. Jawaban dari hipotesis yang di ajukan disebut
Jawaban:
Kesimpulan.
Penjelasan:
Hipotesa (bentuk baku dari hipotesis) adalah sesuatu yang dianggap benar untuk alasan atau pengutaraan pendapat (teori, proposisi, dan sebagainya) meskipun kebenarannya masih harus dibuktikan; anggapan dasar (KBBI daring Kemendikbud).
Kesimpulan adalah simpulan (dari uraian, pidato, dan sebagainya); kesudahan pendapat (pendapat terakhir yang berdasarkan pada uraian sebelumnya) (KBBI daring Kemendikbud).
Hipotesa bersifat praduga, benar atau salahnya praduga dijelaskan di kesimpulan karena kesimpulan berisi pendapat dari uraian sebelumnya.
33. dalam langkah metode ilmiah hipotesis diajukan setelah?
di ajukan setelah melakukan tahap observasimelakukan pengamatan atau observasi
34. Apa yang harus dilakukan jika hipotesis yang kalian ajukan ditolak ?
meneliti kembali apakah terdapat kesalahan dalam hipotesis tersebut, jika iya maka perbaikiMeneliti atau mengecek kembali hipotesis yang akan di ajukan
35. Hipotesis merupakan suatu kemungkinan jawaban dari masalah yang diajukan. Hipotesis dapat dikatakan sebagai .....
praduga(masih dugaan saja)
36. dalam penelitian kuantitatif,kegunaan di ajukannya hipotesis adalah
Kegunaan hipotesis untuk mengira-ngira suatu jawaban dari rumusan masalah
37. apa yang harus dilakukan jika hasil penelitian tidak sesuai dengan hipotesis yang diajukan??
melakukan eksperimen lagi
38. Apa yang harus dilakukan jika hasil penelitian tidak sesuai hipotesis yang diajukan?
apabila tidak sesuai dengan hipotesis yang di ajukan kita bisa mengumpulkan -faktor yg berbagai fakta yg ada dalam sebuah laporan lalu ada faktor yang menyebabkan hipotesis itu salah/tidak sesuaiyang harus dilakukan apabila hasil penelitian tidak sesuai dengan hipotesis yang diajukan adalah menolak hipotesis tadi dan tetap berpegang pada fakta penelitian yang ada.
39. Apa yang harus dilakukan jika hasil penelitian tidak sesuai dengan hipotesis yang diajukan?
mengulang kembali...........melakukan penelitian ulang,trhdap objek yg ingin di teliti,..
#jika salah maaf
40. apakah kesimpulan selalu sama dengan hipotesis yang di ajukan
tidak selalu sama tapi ada agak sama samanya